Friday, 21 June 2013

solar plexus

pict source: dramirez484.tumblr.com

Di mana aliran statis itu akan merambat. Kilat. Melewati berjuta neuron dalam lautan eritrosit yang segar. Menyampaikan pesan sensorik hingga ke pangkal saraf. Menggetarkan setiap ujung telunjuk.

Seketika kejang menyerang. Gaya tarik dari dalam semakin menyengat. Lalu litas arteri dan vena seperti tak mengenal lelap. Memacu keringat untuk terus menyembur hingga tak satupun mengistirahatkan detaknya.

Lalu kapan pemberhentian ini beralamatkan solar plexus? Sedangkan motorik ini tidak sedikitpun memperlambat lajunya.  Menembus gerbang alveolus. Menghidupkan pesta karbon, mengudara. Lepas.

Namun ini bukan pendar-pendar cerebellum. Siapa pun tak mau hidup dengan sepadat ini.


No comments:

Post a Comment