Sunday, 21 April 2013

uforia menengah ke bawah

pict source: wallpaperdj.com

Semua orang hampir suka dengan gaduh. Kelompok berdasi yang bahkan sebal dengan hiruk pikuk, menutup senjanya dengan riuh. Memasuki ruang-ruang berlampu sorot, berirama detak nadi, meluapkan kejenuhan dalam polah penuh gaya. Seolah-olah duabelas jam yang lalu terbalas di dalam kotak gemerlap.

Andai kau jenuh, apa mungkin ingin sesekali menikmatinya? Mudah. Siapkan saja seluruh isi kantongmu, karna selalu ada harga mahal untuk kepuasan. Jika kantongmu lebih dari sekedar cukup, mungkin segelas imajinasi bisa kau cicipi. Cukup menegaknya saja, maka daya pikirmu akan jauh melayang. Menuju dimensi yang tak dapat kau jangkau sekalipun.

Jika keseluruhan dirimu pun tak cukup untuk menembus pintu berkerlip itu, cukup pergi ke sudut metropilis. Kalau perlu yang paling ujung sekaligus. Lihat bagaimana koloni marginal kami menciptakan kepuasan. Mungkin dengan kotak yang sama, lapu sorot yang sama, hampir terlihat sama. Namun jangan pernah berharap tentang segelas imajinasi yang dijanjikan kotak gemerlap tadi. Karna kamia tidak memilih bahagia yang semu. Walau hanya dengan iringan irama lokal, kami tetap perpolah di atas rata-rata. Setidaknya tak perlu sibuk menciptakan gaya terbaik. Cukup bergerak seperti bagaimana dirimu, sekalipun itu membuatmu terpinggirkan. Karna kami lebih memilih seperti ini. Uforia menengah ke bawah.

No comments:

Post a Comment