Monday, 22 August 2011

SUPERMAN

Aku tidak akan minta maaf, jadi jangan memaksa.
Biar saja aku begini, tenggelam karna kebencianku.
Benci karna kau selalu menjadi dewa..
Dewa yang orang kota bilang SUPERMAN.

Apanya yang SUPER? Aku bertanya..
Kau tak lebih dari seorang pria berbulu dada..
Seraaamm!! Membuatku semakin enggan menyentuhmu.
Mungkin kumpulan ego yang ada di dadamu itu..
Membuat manusia bodoh, terpesonaa..

Jika kau bangga dengan jubahmu.
Aku lebih bangga telanjang..
Jubahmu itu tak lebih dari bulu binatang..
Dari keledai hutan yang tak berdosa.

Hey kau yang mereka bilang SUPER..
Pergilah, sebelum aku memakanmu..
Dan menang...

1 comment: